Akhirnya terjawab sudah keresahan masyarakat seputar penculikan anak

FB_IMG_1488724191117Berikut pernyataan dari Kepolisian Sektor Ulujami terkait maraknya pemberitaan seputar penculikan Anak yang banyak beredar di media sosial.

Dilaporkan dengan hormat bahwa pada hari Sabtu tanggal 4 Maret 2017 sekitar pukul 09.00 wib telah diamankan seorang wanita yg diduga sebagai penculik anak.

FB_IMG_1488724146089

DASAR :
Laporan pengaduan warga msyarakat kel. Pelutan melalui telpon penjagaan polsek pemalang.

TKP :
Jl. Re martadinata depan SDN 06 pelutan ikut kel. Pelutan kec/kab. Pemalang

Kronologis kejadian :

KA SPK I Polsek Pemalang Aiptu SUTARMO sekitar pukul 09.00 wib menerima telefon dari masyarakat kel. Pelutan bahwa di Kel Pelutan Jl RE Martadinata (depan SD 06 Pelutan) ada seseorang wanita yang diamankan warga yang dicurigai oleh warga setempat sebagai penculik anak karena saat itu orang tersebut bermain dengan anak sekolah saat didekati warga dia menjauh/lari kemudian KA SPK bersama anggota tiba di TKP dan mengamankan orang tersebut dibawa ke Kantor Polsek Pemalang untuk diintrogasi

Setelah dilakukan intrograsi oleh unit reskrim polsek pemalang didapat hasil :
Seorang wanita tanpa identitas dan sewaktu di intrograsi tdk bisa diajak komunikasi dimungkinkan mengalami gangguan jiwa (vide psl 44 KUHP) dan saat digeledah ditemukan barang-barang yg dibawa oleh wanita tsb antara lain:
1. kartu Atm BRI
2. Kartu PCNU kab.Tegal atas nama ROKHAINI, perempuan, 13-08-1958, kedung kelor rt05/rw 05, warureja Tegal.
3.Kartu Member Basa

Pada awalnya penyidik beranggapan bahwa wanita tersebut diduga bernama ROHAENI sesuai dengan kartu PCNU yang dibawa namun setelah dilakukan penyelidikan terhadap kartu PCNU tsb swlanjutnya pada pukul 12.00 wib datang ke Polsek Pemalang dua orang yang bernama:

1. TARYANI, Laki-laki, Tegal, 05-09-1972, Dk Kedungsambi rt 5 rw 5, kedungkelor, Warureja, Tegal, Perangkat Desa

2. ROHAENI, perempuan, Tegal, 13-08-1964, Dk Bojong kelor Rt 7 Rw 5 Kedungkelor, Warureja, Tegal

FB_IMG_1488724146089Dari hasil intrograsi terhadap Sdr ROHAENI ternyata kartu PCNU yg dibawa oleh wanita yg diduga mengalami ganguan jiwa dan diduga sebagai penculik anak oleh warga pelutan adalah kartu PCNU milik sdr. ROHAENI yang telah hilang seminggu yang lalu dalam perjalanan dr pemalang (pasar pagi pemalang) ke warung miliknya yang berada di kedungkelor tegal.
Setelah dilakukan pengecekan dan dicocokkan dengan identitas Sdr ROHAENI barang yang didapati dari wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut benar milik Sdr ROHAENI
Setelah melakukan kordinasi dengan Wakapolsek Pemalang dan Kanit Reskrim orang yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut dibawa ke Terminal Induk Pemalang untuk diantar pulang ke Weleri.

Dari hasil intrograsi dan fakta yang ada bahwa dugaan warga masyarakat kel. Pelutan tentang adanya seorang wanita yg diduga sebagai penculik anak tidak benar dan faktanya wanita tersebut diduga mengalami ganguan jiwa.

#semoga_bermanfaat

FB_IMG_1488724078871

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*